
Siapkan Mahasiswa Hadapi Perkembangan AI di Dunia Industri, UMN Hadirkan AI Learning Center
Oktober 26, 2026
UMN Menuju World-Class University: Di Mana Posisinya Sekarang?
Oktober 26, 2026
(Sumber: magnific.com)
Perguruan tinggi tidak hanya menjadi tempat bagi mahasiswa untuk mempelajari teori di ruang kelas, tetapi juga ruang untuk mengembangkan keterampilan melalui pengalaman langsung di tengah masyarakat. Salah satu bentuk pembelajaran tersebut adalah melalui program Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) yang mendorong mahasiswa untuk belajar di luar lingkungan kampus sekaligus memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat.
Universitas Multimedia Nusantara (UMN) sendiri memiliki desa binaan yang dapat menjadi sarana dilaksanakannya program MBKM, seperti pada kegiatan pelatihan dan pengembangan budidaya lobster air tawar di desa binaan UMN. Melalui kegiatan program MBKM di desa binaan UMN, mahasiswa berpeluang mengembangkan kompetensi akademik, keterampilan komunikasi, serta kemampuan memecahkan masalah berdasarkan kebutuhan masyarakat. Kegiatan ini juga menjadi salah satu bentuk penerapan ilmu pengetahuan dalam kehidupan sehari-hari, sehingga mahasiswa dapat memahami hubungan antara pembelajaran di kampus dengan tantangan yang dihadapi masyarakat.
Mengenal Program MBKM di Desa Binaan UMN
Program Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) merupakan kebijakan pendidikan tinggi yang memberikan kesempatan kepada mahasiswa untuk memperoleh pengalaman belajar di luar program studi. Salah satu bentuk kegiatannya adalah pengabdian kepada masyarakat, yang memungkinkan mahasiswa terlibat dalam kegiatan pemberdayaan dan pengembangan potensi lokal.
Dalam konteks desa binaan, kegiatan mahasiswa dapat diarahkan untuk membantu masyarakat mengenali potensi wilayah, mengembangkan keterampilan, serta mencari solusi atas berbagai tantangan yang dihadapi. Bentuk kegiatan tersebut perlu disesuaikan dengan kebutuhan masyarakat dan program yang dijalankan oleh perguruan tinggi.
Bagi mahasiswa Universitas Multimedia Nusantara (UMN), pengalaman belajar di tengah masyarakat dapat menjadi kesempatan untuk menerapkan pengetahuan sesuai bidang studinya. Mahasiswa juga dapat belajar bekerja sama dengan berbagai pihak, mulai dari masyarakat setempat hingga komunitas dan lembaga yang terlibat dalam pelaksanaan program.
Cara UMN Libatkan Mahasiswa
Cara UMN libatkan mahasiswa dalam pengabdian masyarakat dapat dipahami melalui pendekatan pembelajaran berbasis pengalaman. Mahasiswa tidak hanya berperan sebagai peserta kegiatan, tetapi juga dapat mengambil bagian dalam proses identifikasi kebutuhan, perencanaan program, pelaksanaan kegiatan, hingga evaluasi hasilnya sesuai dengan tanggung jawab masing-masing. Berikut beberapa bentuk keterlibatan mahasiswa yang dapat diterapkan dalam kegiatan:
-
Mengidentifikasi Potensi dan Kebutuhan Masyarakat
Sebelum melaksanakan program, mahasiswa perlu memahami kondisi lingkungan dan kebutuhan masyarakat setempat. Proses ini dapat dilakukan melalui observasi, diskusi dengan warga, maupun pengumpulan informasi mengenai potensi dan tantangan yang dihadapi desa.
Hasil identifikasi tersebut dapat menjadi dasar untuk menyusun kegiatan yang relevan. Dengan demikian, program pengabdian tidak hanya berfokus pada pelaksanaan kegiatan, tetapi juga mempertimbangkan manfaat yang dapat dirasakan oleh masyarakat.
-
Menerapkan Ilmu Sesuai Bidang Studi
Kegiatan di desa binaan memberikan kesempatan bagi mahasiswa untuk mempraktikkan pengetahuan yang diperoleh selama kuliah. Misalnya, mahasiswa Ilmu Komunikasi dapat membantu mengembangkan materi edukasi, menyusun strategi komunikasi, atau membuat konten digital untuk memperkenalkan potensi lokal.
Sementara itu, mahasiswa dari bidang lain dapat berkontribusi melalui kompetensi masing-masing, seperti pengembangan produk, pengelolaan usaha, edukasi lingkungan, atau pemanfaatan teknologi. Contoh tersebut merupakan bentuk kegiatan yang dapat disesuaikan dengan kebutuhan masyarakat dan bukan daftar kegiatan resmi UMN.
-
Berkolaborasi dengan Masyarakat dan Berbagai Pihak
Keberhasilan pengabdian masyarakat membutuhkan kerja sama antara mahasiswa, perguruan tinggi, dan masyarakat setempat. Mahasiswa perlu membangun komunikasi yang baik dengan warga agar kegiatan yang dirancang sesuai dengan kondisi dan kebiasaan masyarakat.
Kolaborasi juga membantu mahasiswa memahami bahwa pemberdayaan masyarakat bukan sekadar memberikan bantuan, melainkan mendukung masyarakat agar mampu mengembangkan potensi dan melanjutkan inisiatif secara mandiri.
-
Mengevaluasi Hasil dan Keberlanjutan Program
Setelah kegiatan dilaksanakan, mahasiswa dapat terlibat dalam evaluasi untuk mengetahui kesesuaian program dengan tujuan yang telah ditetapkan. Evaluasi dapat mencakup partisipasi masyarakat, ketercapaian target kegiatan, serta manfaat yang dirasakan oleh peserta.
Proses ini membantu mahasiswa mengembangkan kemampuan analisis dan tanggung jawab sosial. Selain itu, evaluasi dapat menjadi bahan pertimbangan untuk menyusun kegiatan lanjutan agar manfaat program tidak berhenti ketika masa pelaksanaan berakhir.
Manfaat Pengabdian Masyarakat bagi Mahasiswa UMN
Keterlibatan dalam program pengabdian masyarakat memberikan kemampuan dan kompetensi yang mungkin tidak didapatkan hanya dari pembelajaran di dalam kampus, seperti:
- Kemampuan komunikasi, melalui penyampaian informasi dan berinteraksi dengan masyarakat dari latar belakang yang beragam.
- Kerja sama tim, melalui pembagian tanggung jawab dan menyelesaikan pekerjaan bersama peserta program lainnya.
- Pemecahan masalah, melalui analisis kebutuhan masyarakat dan merancang solusi yang sesuai.
- Kreativitas dan inovasi, melalui pengembangan ide berdasarkan potensi lokal dan sumber daya yang tersedia.
- Kepedulian sosial, melalui pemahaman persoalan masyarakat serta pentingnya kontribusi mahasiswa dalam pembangunan lingkungan.
Pengalaman tersebut juga dapat membantu mahasiswa menghubungkan teori yang dipelajari di kelas dengan praktik di lapangan. Dengan begitu, proses pembelajaran tidak hanya berorientasi pada penguasaan materi, tetapi juga pada pengembangan keterampilan yang relevan dengan kehidupan profesional dan sosial.
Melalui program MBKM di desa binaan UMN, keterlibatan mahasiswa dapat menjadi sarana untuk mengembangkan kompetensi sekaligus memahami bagaimana seharusnya pemberdayaan masyarakat. Pelaksanaan program di tengah masyarakat ini pada akhirnya dapat membantu mahasiswa menjadi individu yang lebih adaptif, kreatif, dan peka terhadap lingkungan. Mahasiswa memiliki kesempatan untuk berkontribusi dalam mendukung pengembangan potensi masyarakat sekaligus memperkaya pengalaman belajarnya selama kuliah.
Kuliah di Jakarta untuk jurusan program studi Informatika| Sistem Informasi | Teknik Komputer | Teknik Elektro | Teknik Fisika | Akuntansi | Manajemen| Komunikasi Strategis | Jurnalistik | Desain Komunikasi Visual | Film dan Animasi | Arsitektur | D3 Perhotelan , di Universitas Multimedia Nusantara. umn.my.id




